TACAM T-60





Tacam (Tun Anticar pe Afet Mobil / Self-propelled Anti-tank Gun) T-60 merupakan tank destroyer dari rumania dan digunakan selama perang dunia kedua. Dibangun bedasarkan sasis T-60 yang ditangkap dari tangan soviet kemudian dihilangkan turetnya, kemudian menggantinya dengan meriam kaliber 76,2 mm M-1936 F-22. Sebanyak 34 buah yang telah dibangun. Mereka juga terlibat dalam serangan Jassy-Kishniev dan Serangan ke Budapest.



Sejarah

Pada Desember 1942, Rumania sudah kewalahan menangani tank tank Soviet dan tidak mungkin mendapatkan bantuan dari Jerman dalam waktu yang dekat. Ketika Rumania memiliki beberapa tank-tank Uni Soviet yang berhasil ditangkap kemudian akan mengkonverikanya menjadi Tank Destroyer seperti Marder II. Tank ringan T-60 dipilih Rumania untuk dikonversi menjadi Tank Destroyer, dengan mengganti turet dan meriamnya kemudian meningkatkan suspensi tank tersebut, kemudian prototipe pertama jadi pada tanggal 19 Januari 1943.

TACAM T-60 memiliki meriam M1936 F22 yang terpasang pada sasis tank. Meriamnya dilindungi oleh baja dari 3 sisi setebal 15 mm, ke 3 sisi baja tersebut diambil dari Tank BT-7 yang ditangkap oleh pasukan Rumania.

Sebanyak 34 buah Tank T-60 telah dikonversi oleh Leonida di Bukares pada akhir 1943. Kemudian TACAM di kirimkan ke Resiment lapis baja ke 1 dan Resimen lapis baja ke 2. Ketika Rumania membelot dan mendeklarasikan perang terhadap Jerman, sisa sisa  TACAM T-60 diambil oleh tentara Soviet pada Oktober 1944.

TACAM T-60
Asal : Rumania
Tipe : Tank Destroyer (Perusak Tank)

Tahun Kedinasan : 1943 - 1945
Desainer : Leonida
Didesain : 1942 - 1943
Diproduksi : 1943
Jumlah : 34

Berat : 9 Ton
Panjang : 4,24 m
Lebar : 2.35 m
Tinggi : 1.75 m

Persenjataan :
a) 7.62 mm M1936 F22
b) 1 x Senapan Mesin 7.92 mm ZB-53
Armor : 15 - 35 mm
Suspensi : Torsion Bar
Daya Jelajah : 200 Km
Kecepatan : 40 Km/Jam

Komentar

Entri Populer